Ini bukan tentang Cinta putih-abu, bukan pula cinta ala-ala romance picisan. Cinta Romeo dan Juliet pun tak bisa menandinginya. Apalah cerita itu hanya cerita un-faedah. Ini tentang cinta seumur hidup, cinta sehidup dan mati sesuai kehendak Alloh. Cinta yang terus dipupuk dan dirawat tumbuh bersama dan mekar dengan baik. Mewarnai setiap hari, setiap hati dan setiap diri.. Ini tentang cinta dewasa yang saling menguatkan ketaatan, saling mengingatkan kebaikan, saling berjalan bergandengan. Menepuk dan mengelus halus agar tak salah arah, menghapus setiap kesedihan, mencari solusi bersama dan berdiskusi dalam memecahkan perkara apapun. Ini tentang cinta seorang suami terhadap istrinya atau cinta seorang istri terhadap suaminya. Cinta yang setiap hari bermekaran, setiap tahun berbuah, setiap masa dinikmati bersama. Ini tentang Cinta yang 'Ter-Uji' Saat lelah, yang satu menguatkan Saat menangis, yang satu menghapus kesedihan Saat jalan buntu, yang satu memberi solusi ...
Ketertarikanmu pada seseorang bukanlah sebuah kesalahan, pun kecondongan hatimu akan menyukainya juga bukan sebuah dosa atau kutukan, wajarkan saja. Setiap pemilik, pasti akan menjaga apa yang dia punya, pun juga padamu. Saat kamu memiliki sebuah rasa, pada siapapun yang telah menarik perhatianmu, ingatlah bahwa cara penjagaan terbaik adalah dengan tidak memperdulikannya sama sekali. Jangan pernah. Saat kamu mulai memperdulikannya, menandakan bahwa kini dinding penjagaanmu mulai runtuh, terkikis. Semua bermula dari mulai memperdulikannya, berakhir dengan dia menyadari bahwa ada yang memperhatikannya dari jauh, lalu berbuah “isyarat-isyarat hati” padamu, menjadikanmu berbunga-bunga padahal belum saatnya, dan jika berakhir salah hati bagaimana? Penjagaan terbaik berasal dari-Nya, saat kamu menjaga apa yang kamu miliki, Dia akan menjaga hati yang pantas untukmu. Setiap yang terjaga akan bertemu pada yang terjaga pula. Percayalah. Sudah saatnya bagimu memilih semua yang baik-baik ...